Kamis, 10 April 2025

POLTEKPAR

POLITEKNIK PARIWISATA MAKASSAR


Politeknik Pariwisata Makassar adalah perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berfokus pada pendidikan di bidang kepariwisataan. Terletak di Kawasan Tanjung Bunga, kampus ini menjadi pusat pengembangan SDM pariwisata unggulan di Kawasan Timur Indonesia. Dengan sistem pembelajaran 70% praktik dan 30% teori, Poltekpar Makassar mencetak lulusan yang siap kerja, kompeten, dan berdaya saing global.


1) Profile Kampus

Politeknik Pariwisata Makassar atau Poltekpar Makassar adalah perguruan tinggi negeri kedinasan yang berada dalam naungan Kementrian Pariwisata dan berlokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Politeknik Pariwisata Makassar yang dahulu dikenal dengan Akademi Pariwisata (Akpar) Makassar, merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Kepariwisataan yang berstatus negeri di Kawasan Timur Indonesia dan telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) dengan tenaga pengajar berkualifikasi S1, S2 dan S3 serta berpengalaman di dalam dan luar negeri. Pada tahun 2009 saat masih berstatus AKPAR Makassar bekerjasama dengan STP Bali untuk program Diploma 4. Pada tanggal 29 September 2015 oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. Arief Yahya meresmikan perubahan status dari Akademi menjadi Politeknik. POLTEKPAR Makassar telah melahirkan alumni yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Karyawan Bank Pemerintah dan Swasta, Manager Hotel Berbintang, Travel dan Penerbangan di Indonesia, Malaysia, Singapura, Dubai serta Kapal Pesiar (Cruise Line).


2) Visi & Misi

Visi :

Untuk mewujudkan dan tercapainya pelaksanaan tugas pokok dan fungsi  disusunlah suatu visi. Visi itu berbunyi: Menjadi Perguruan Tinggi Kepariwisataan Unggulan yang Berbasis pada Kepribadian Indonesia, Menuju Daya Saing Internasional pada 2024.

Misi :

Untuk  mewujudkan visi di atas,  Politeknik Pariwisata Makassar memiliki misi:
1. menghasilkan SDM kepariwisataan unggulan yang tetap berkepribadian Indonesia;
2. mengembangkan penelitian terapan kepariwisataan yang berbasis pada pengetahuan, budaya, dan lingkungan lokal;
3. mengembangkan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan.


3) Program Studi

Politeknik Pariwisata Makassar terbagi atas tiga jurusan, yaitu:

Jurusan Hospitaliti

Diploma III (D3) 

  • Divisi Kamar (DIK)
  • Tata Hidang (TAH)
  • Seni Kuliner (SKU)

Diploma IV (D4) / Sarjana Terapan (S1)

  • Pengelolaan Perhotelan (PPH)

Jurusan Perjalanan

Diploma III (D3)

  • Perjalanan Wisata (PEW)

Diploma IV (D4) / Sarjana Terapan (S1 Terapan)

  • Usaha Perjalanan Wisata (UPW)

Jurusan Kepariwisataan

Diploma IV (D4) / Sarjana Terapan (S1 Terapan)

  • Destinasi Pariwisata (DEP)
  • Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA)


4) Alamat & Kontak

Jl. Gunung Rinjani, Kawasan Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan


5) Video Profile Kampus



6) Fasilitas Sarana & Prasarana

Sederet fasilitas berstandar internasional yang tersedia di Poltekpar Makassar sangat menunjang proses belajar mengajar para mahasiswa. Antara lain terdapat laboratorium travel simulation, system ticketing online berbasis teknologi Abacus dan housekeeping simulation, sistem reservasi hotel berbasis berteknologi Cakrasoft, MICE Simulation Room.

Selain itu terdapat pula laboratorium praktikum laundry dan dry cleaning, dapur nusantara dan kontinental, berikut restoran dan bar praktik, serta laboratorium bahasa dengan self study room. Bahkan sejumlah cottage dan hotel praktik, setara hotel berbintang sudah dibangun di samping sebuah danau buatan turut melengkapi fasilitas kampus ini.

Untuk menunjang kegiatan Ko-Kurikuler mahasiswa tersedia sarana kesenian modern dan tradisional, sarana olahraga. Fasilitas lainnya adalah poliklinik, sarana ibadah, serta asrama bagi mahasiswa yang berasal dari luar kota berkapasitas tampung 200 orang.









Sabtu, 08 Maret 2025

Literasi Digital dan Manfaatnya

Apa Itu Literasi Digital?



Literasi sudah menjadi bagian dari kehidupan dan perkembangan manusia, dari zaman prasejarah hingga era digital seperti sekarang ini. Perkembangan penggunaan teknologi, informasi, dan komunikasi dunia digital telah memberikan berbagai dampak dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Perkembangan internet merupakan perwujudan literasi digital, yakni penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi dalam mengakses, mengaryakan, hingga mendistribusikan informasi. Literasi dapat diartikan sebagai pemahaman dan keterampilan menulis, membaca, berhitung, dan disiplin ilmu lainnya.

Setiap individu tentunya perlu memahami bahwa literasi digital adalah salah satu hal penting. Mengapa literasi digital penting? Alasannya, karena dengan adanya pemahaman dan penerapan literasi digital akan membuat individu dapat berpartisipasi di era dunia modern sekarang ini.

Literasi digital akan menciptakan sebuah tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis-kreatif, sehingga mereka tidak akan mudah tertipu yang berbasis digital seperti menjadi korban informasi hoaks.




Berikut adalah beberapa pengertian literasi digital, seperti dikutip dari buku Gerakan Literasi Digital oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2017):

1. Paul Gilster
Dalam bukunya yang berjudul Digital Literacy (1997), menurut Gilster literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi, dalam berbagai bentuk dan sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer.

2. David Bawden
Bawden memberikan pemahaman baru mengenai literasi digital, yakni literasi yang berakar pada literasi komputer dan literasi informasi.

3. UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization)
Menurut UNESCO (2011), literasi digital adalah kecakapan (life skills) yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, tetapi juga melibatkan kemampuan untuk dalam pembelajaran bersosialisasi, sikap berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetisi digital.

Jika disimpulkan, selain mengacu pada keterampilan menggunakan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi, literasi digital juga melibatkan proses membaca, memahami, menulis, dan mengaryakan sesuatu sebagai sebuah pengetahuan maupun konten baru.


Manfaat Literasi Digital?

1. Memperoleh dan memperluas informasi secara cepat dan up to date (terbaru)
Contohnya, jika kita ingin mengetahui jadwal keberangkatan kereta, kita tidak perlu lagi harus mengunjungi stasiunnya. Informasi jadwal keberangkatan kereta dapat dengan mudah kita akses menggunakan aplikasi, maupun melalui situs web di internet.

2. Memperkaya keterampilan
Penggunaan internet di era digital ini mampu membuat seseorang belajar dan melatih keterampilan. Misalnya, apabila kita ingin membuat kue dengan menggunakan teknik-teknik tertentu, kita dapat dengan melihat tutorialnya melalui YouTube.

3. Mampu menghemat waktu
Siapapun dapat mencari referensi di internet kapan saja dan di mana saja, hal itu membuktikan bahwa adanya literasi digital mampu menghemat penggunaan waktu.

4. Memperluas jaringan
Dalam hal ini seseorang dapat mencari dan menambah teman baru dari berbagai wilayah, maupun negara lain di belahan dunia ini melalui media sosial. Contohnya, pemakaian aplikasi facebook, twitter, dan lain-lain.

5. Belajar lebih efisien dan cepat 
Artinya kita dapat mencari dan belajar sesuatu tertentu dengan menggunakan aplikasi dan situs di internet, sesuai dengan apa yang kita cari. Contohnya, penggunaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) secara daring dalam menemukan arti sebuah kata.

6. Menghemat biaya
Banyaknya portal-portal gratis di internet juga dapat menghemat biaya, sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya lebih dalam mencari dan menikmati sesuatunya.

7. Lebih ramah lingkungan
Contohnya bisa kita lihat dalam penggunaan surat elektronik atau e-mail di internet untuk mengirim atau menerima pesan, sehingga memungkinkan dalam menghemat penggunaan kertas.

8. Mampu membuat keputusan yang lebih baik
Banyaknya informasi di internet, membantu kita dalam mencari tahu serta membandingkan sesuatu.



Bagaimana Cara Meningkatkan Literasi Digital?

1. Mulailah Berpikir Kritis
Cara pertama dalam meningkatkan literasi digital adalah dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Di internet, banyak sekali informasi yang beredar, tetapi tidak semuanya dapat dipercaya.

Ketika kamu menemukan informasi baru, tanyakan pada dirimu sendiri tentang asal-usul dan keabsahan informasi tersebut. Apakah sumbernya dapat dipercaya? Siapa yang menerbitkannya? 

Mengajukan pertanyaan kritis dan mencari jawaban dari sumber yang terpercaya akan membantumu menilai objektivitas informasi yang kamu terima. Hal ini merupakan dasar dari meningkatkan literasi digital.

2. Menguasai Teknik Finding Information
Menguasai teknik pencarian informasi (finding information) juga merupakan keterampilan penting dalam meningkatkan literasi digital. Kamu perlu tahu bagaimana cara menemukan, memilah, dan mengevaluasi informasi yang benar dari berbagai platform digital.

Selain itu, kamu juga perlu memahami cara kerja mesin pencari, menggunakan kata kunci yang efektif, dan mengenali tanda-tanda dari sumber yang dapat dipercaya. Dengan kemampuan ini, kamu bisa mengakses informasi yang akurat dan relevan dengan lebih cepat dan efisien.

3. Manfaatkan Media Sosial untuk Belajar dan Berkolaborasi
Media sosial bukan hanya tempat untuk bersosialisasi, tetapi juga alat yang tepat untuk belajar dan berkolaborasi. Kamu bisa mengikuti akun-akun yang menyediakan konten edukatif, bergabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama, dan berpartisipasi dalam diskusi yang bermanfaat. 

Selain itu, media sosial juga bisa digunakan untuk berkolaborasi dengan orang lain. Misalnya, kamu bisa menggunakan Twitter untuk bertukar pendapat atau LinkedIn untuk jaringan profesional. 

Dengan memanfaatkan media sosial secara positif, kamu bisa meningkatkan literasi digitalmu secara signifikan

4. Memahami Digital Culture
Memahami kultur digital adalah bagian penting dari literasi digital. Kultur digital mencakup cara berinteraksi dan berkomunikasi di internet, serta memahami etika dan norma-norma yang berlaku. 

Internet bisa membawa dampak positif maupun negatif, tergantung bagaimana kamu menggunakannya. Dengan memahami kultur digital, kamu bisa lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya, menghindari perilaku negatif, dan memanfaatkan potensi positif dari teknologi digital.

5. Menjadi Aman di Internet
Keamanan di internet juga merupakan aspek penting dari literasi digital. Kamu harus selalu waspada terhadap potensi risiko seperti pencurian data, phishing, dan cyberbullying.
Beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk meningkatkan keamanan digital adalah menggunakan kata sandi yang kuat, tidak membagikan informasi pribadi secara sembarangan, dan selalu memperbarui perangkat lunak (software) keamanan.
Dengan menjaga keamanan digital, kamu bisa berselancar di internet dengan lebih aman dan nyaman.

6. Terus Belajar dan Beradaptasi
Dunia digital terus berkembang, dan untuk meningkatkan literasi digital, kamu harus siap untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan. Ikuti perkembangan teknologi terbaru, pelajari keterampilan baru, dan jangan ragu untuk mengeksplorasi alat-alat digital yang baru. 
Kursus online, webinar, dan tutorial di YouTube bisa menjadi sumber belajar yang berguna. Dengan begitu, kamu bisa terus meningkatkan literasi digitalmu dan tetap relevan di era digital yang terus berubah ini.


Kesimpulan

Meningkatkan literasi digital adalah proses yang berkelanjutan dan membutuhkan usaha yang konsisten. Dengan berpikir kritis, menguasai teknik pencarian informasi, memanfaatkan media sosial secara positif, memahami kultur digital, menjaga keamanan di internet, dan terus belajar, kamu bisa meningkatkan literasi digitalmu secara signifikan.
Kemampuan ini tidak hanya akan membantumu dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga akan memberikanmu keunggulan di dunia kerja dan dalam berbagai aspek kehidupan lainnya.


Minggu, 02 Maret 2025

LITERASI DIGITAL

 LITERASI DIGITAL



Pengertian Literasi Digital : Keterampilan Penting di Era Modern

Diera digital saat ini, literasi digital telah menjadi keterampilan yang sangat penting bagi setiap individu. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga memahami, mengevaluasi, dan menciptakan informasi menggunakan teknologi digital.

Dengan pesatnya perkembangan informasi dan teknologi, kemampuan ini menjadi krusial untuk beradaptasi dan berpartisipasi secara efektif dalam masyarakat yang semakin terhubung. Pentingnya literasi digital terlihat dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan hingga dunia kerja.


Apa itu Literasi Digital?

Literasi digital adalah kemampuan untuk menggunakan, memahami, dan menilai informasi yang ada di dunia digital. Lebih dari sekadar tahu cara menggunakan perangkat atau aplikasi, literasi digital juga mencakup kemampuan untuk memproses informasi dengan bijak, berinteraksi secara aman di dunia maya, serta memahami dampak dari penggunaan teknologi terhadap diri sendiri dan orang lain.




https://youtu.be/woAJD7rSRz0?si=eKDtsnAsKcLIWSnP


Mengapa Literasi Digital Penting?

1. Meningkatkan Akses ke Informasi

Dalam dunia yang terhubung secara digital, hampir semua informasi dapat diakses melalui internet. Literasi digital membantu individu untuk mencari, menyaring, dan memahami informasi secara efisien, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan, pendidikan, maupun kehidupan pribadi.

2. Keamanan dan Perlindungan Data Pribadi

Dengan meningkatnya penggunaan platform digital, ancaman terhadap keamanan data pribadi semakin nyata. Literasi digital membantu individu memahami cara melindungi informasi pribadi mereka di dunia maya dan menghindari penipuan, kebocoran data, serta ancaman siber lainnya.

3. Mendorong Inovasi dan Kreativitas

Literasi digital juga membuka pintu bagi kreativitas dan inovasi. Dengan keterampilan digital yang baik, individu dapat menciptakan konten, aplikasi, atau bahkan memulai bisnis secara daring. Ini memungkinkan mereka untuk berkontribusi pada perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

4. Peningkatan Keterampilan Kerja

Banyak pekerjaan modern mengharuskan keterampilan digital, mulai dari penggunaan perangkat lunak hingga kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif di platform digital. Dengan menguasai literasi digital, individu lebih siap untuk memasuki dunia kerja dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.


Manfaat Literasi Digital

  1. Kemudahan dalam Mengakses Pembelajaran Literasi digital membuka peluang besar dalam dunia pendidikan, memungkinkan siswa dan guru untuk mengakses sumber daya pembelajaran dari berbagai platform online. Hal ini membantu pembelajaran yang lebih fleksibel dan dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja.

  2. Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi Teknologi digital memungkinkan komunikasi dan kolaborasi yang lebih efektif di berbagai bidang, baik dalam konteks pekerjaan, pendidikan, maupun sosial. Literasi digital memudahkan individu untuk menggunakan alat komunikasi digital, seperti email, media sosial, atau aplikasi kolaborasi, dengan lebih baik.

  3. Meningkatkan Kesadaran Sosial dan Politik Dengan memahami bagaimana informasi disebarkan dan dipengaruhi oleh algoritma, individu dapat lebih kritis terhadap berita palsu (hoaks) dan informasi yang tidak valid. Literasi digital juga meningkatkan kemampuan untuk terlibat dalam diskusi sosial dan politik yang lebih konstruktif di dunia maya.


Tantangan dalam Literasi Digital

  1. Kesenjangan Akses Teknologi Tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap teknologi atau internet. Kesenjangan digital ini dapat menciptakan jurang pemisah antara mereka yang memiliki keterampilan digital yang baik dan mereka yang tidak.

  2. Perkembangan Teknologi yang Cepat Dunia digital terus berkembang dengan pesat. Teknologi baru, perangkat lunak, dan platform terus bermunculan, sehingga individu harus terus memperbarui keterampilan digital mereka agar tetap relevan dan tidak tertinggal.

  3. Paparan Terhadap Informasi yang Salah Dunia maya penuh dengan informasi yang tidak selalu akurat atau benar. Tanpa literasi digital yang memadai, individu dapat dengan mudah terjebak dalam penyebaran berita palsu, teori konspirasi, atau informasi yang tidak berdasar.


Kesimpulan

Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan untuk berinteraksi dengan informasi di dunia digital secara cerdas dan bertanggung jawab. Dengan menguasai literasi digital, kita dapat memanfaatkan teknologi untuk kemajuan pribadi, sosial, dan ekonomi, sambil menjaga keamanan dan etika dalam berinteraksi di dunia maya. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk terus meningkatkan literasi digital, baik di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, agar dapat menghadapi tantangan dan peluang di dunia digital yang terus berkembang.


Sumber : 

https://www.rri.co.id/lain-lain/1075086/literasi-digital-keterampilan-penting-di-era-modern


AKIBAT MEDIA SOSIAL

Akibat Media Sosial


Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, menawarkan berbagai manfaat seperti kemudahan komunikasi, akses informasi, dan peluang bisnis. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan. Berikut adalah beberapa akibat negatif dari media sosial yang perlu diperhatikan:

1. Menimbulkan ketidakpuasan diri

Ketika sedang scrolling media sosial, Anda pasti sering melihat unggahan orang lain yang menunjukkan wajah atau tubuhnya yang tampak ideal. Jika Anda melihat hal tersebut secara terus-menerus, hal ini dapat menimbulkan dampak negatif media sosial, seperti ketidakpuasan pada diri sendiri.

Mungkin Anda saat ini sadar bahwa unggahan-unggahan yang bertebaran di media sosial sebagian besar adalah hasil manipulasi dari filter kamera atau aplikasi. Namun, tetap saja muncul standar kecantikan yang tidak realistis dalam diri, sehingga membuat Anda merasa tidak pernah cukup dan puas. Hal tersebut akhirnya akan menurunkan kepercayaan diri Anda.

2. Meningkatkan kecemburuan sosial

Scrolling media sosial terus-menerus juga dapat menciptakan perbandingan-perbandingan yang tidak sehat. Misalnya adalah Anda membandingkan barang-barang yang dimiliki dan tidak dimiliki dengan kepunyaan orang lain.

Padahal, apa yang orang lain unggah di media sosial belum tentu sama indahnya dengan kenyataan. Sama seperti Anda, orang lain juga pasti memiliki masalah dan kesulitan masing-masing yang mungkin sama atau lebih buruk daripada yang Anda hadapi. Hanya saja, hal tersebut tidak ditampilkan di media sosial.

Jika Anda terpengaruh dengan dampak negatif media sosial yang satu ini, hal ini dapat menganggu kesehatan mental dan meningkatkan kecemburuan sosial.

3. Mengganggu waktu tidur

Kualitas tidur yang terganggu juga bisa menjadi salah satu dampak negatif media sosial. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada kontrol diri, terutama jika Anda mengakses jejaring sosial menggunakan smartphone.

Menggunakan media sosial memang memudahkan Anda untuk selalu terhubung dengan teman atau keluarga. Namun, keuntungan ini juga membawa dampak negatif berupa perubahan kualitas tidur.

Tidak mendapatkan tidur yang cukup bisa menyebabkan kenaikan berat badan, menurunkan konsentrasi, hingga meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes.

4. Menyebabkan depresi dan kecemasan

Menggunakan media sosial terlalu sering juga dapat memicu serangkaian emosi negatif yang menyebabkan kecemasan bahkan depresi, atau memperburuk gejalanya.

Dampak negatif media sosial ini dapat terjadi ketika Anda memiliki perasaan tertekan yang tinggi, seperti ingin selalu up to date atau ingin memiliki unggahan foto serta tulisan yang sempurna. Semua tekanan tersebut akhirnya menimbulkan kekhawatiran berlebih dan menjadi gejala dari depresi dan kecemasan.

5. Menyebabkan kecanduan

Media sosial memiliki efek buruk bagi otak. Hal ini karena produksi hormon dopamin yang memicu rasa senang dan nyaman di otak meningkat saat Anda membuka aplikasi media sosial favorit.

Ketika kadar dopamin meningkat setelah menggunakan media sosial, otak akan mengidentifikasinya sebagai aktivitas bermanfaat yang harus Anda lakukan kembali. Akibatnya, Anda menjadi kecanduan media sosial.

Efek senang karena media sosial hanya bersifat sementara. Jadi, saat dopamin yang membuat rasa nyaman dan senang dalam tubuh hilang, Anda akan kembali melihat media sosial untuk kembali mendapatkan perasaan tersebut.

6. Menimbulkan phubbing

Ketika mengalami kecanduan media sosial, Anda tidak mau lepas atau berjauhan dari perangkat yang digunakan untuk bermain media sosial. Akibatnya, Anda menjadi abai dengan orang sekitar.

Anda bisa tidak memedulikan orang sekitar saat sedang makan bersama, rapat, atau melakukan aktivitas berkumpul lainnya karena asik melihat media sosial. Dampak negatif media sosial berupa tindakan pengabaian ini disebut dengan phubbing.

7. Menimbulkan FOMO

Dampak negatif media sosial selanjutnya adalah FOMO atau fear of missing out. Kondisi ini ditandai dengan kecemasan atau ketakutan berlebih akan ketinggalan hal-hal tertentu.

FOMO mengacu pada perasaan atau persepsi bahwa orang lain bersenang-senang, menjalani kehidupan yang lebih baik, atau mengalami hal-hal yang lebih baik daripada Anda. Kondisi ini kemudian memicu kecemasan dan penggunaan media sosial yang berlebihan.

Tak jarang, orang yang menderita FOMO juga akan memeriksa media sosial setiap saat, terutama ketika muncul notifikasi, demi mengetahui informasi atau tren yang sedang happening.

8. Meningkatkan risiko terkena cyberbullying

Meskipun perundungan atau bullying lebih umum terjadi saat tatap muka, bullying juga dapat terjadi di dunia maya, termasuk di media sosial. Kondisi ini dikenal dengan cyberbullying.

Dampak negatif media sosial yang satu ini biasanya dipicu dengan perbedaan pendapat dalam kolom komentar, yang kemudian berujung pada perdebatan panjang dan aksi cyberbullying.

Ketika hal ini terjadi, korban cyberbullying dapat mengalami gangguan kesehatan mental, seperti stres dan depresi, bahkan memicu keinginan untuk bunuh diri.

9. Memicu kesalahpahaman

Meskipun media sosial menjadi cara terbaik untuk tetap berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang bertempat tinggal jauh, hal itu tidak sama dengan komunikasi tatap muka.

Saat sedang berkomunikasi melalui pesan teks, Anda tidak akan dapat melihat ekspresi wajah atau mendengar nada suara orang lain secara online. Akibatnya, kesalahpahaman sangat mudah terjadi.

Dampak negatif media sosial ini menjadi lebih rentan terjadi ketika Anda mencoba melucu atau menyindir secara online, tetapi orang lain tidak menangkap apa maksud Anda. Akibatnya, kesalahpahaman tersebut bisa memicu pertikaian, bahkan cyberbullying.



https://youtu.be/Ms5L_lkl9I8?si=yJaKxZ2Of1UEK6K6


Tips Mencegah Dampak Negatif Media Sosial

Media sosial dirancang untuk membuat Anda dan orang lain tetap terlibat dan selalu aktif untuk menggunakannya, sehingga akan sulit untuk benar-benar terlepas dari penggunaannya.

Meski begitu, Anda tetap perlu mencoba untuk mengurangi penggunaan media sosial demi melindungi diri dari dampak negatif media sosial. Berikut ini adalah beberapa tips mencegah dampak negatif media sosial yang bisa dilakukan:

  • Kurangi dan beri batasan yang wajar terhadap penggunaan media sosial, seperti tidak main media sosial saat bangun dan sebelum tidur.
  • Terapkan pengatur waktu atau instal aplikasi yang dapat melacak berapa lama Anda bermain media sosial. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan Anda menghabiskan waktu berjam-jam membuka media sosial.
  • Matikan notifikasi media sosial di ponsel untuk sementara waktu agar Anda tidak terbiasa mengeceknya setiap saat.
  • Lakukan detoks media sosial dengan menghapus aplikasi media sosial di ponsel.
  • Luangkan sebagian besar waktu Anda dengan melakukan kegiatan lain, seperti membaca buku, berlibur, atau mencoba hobi baru.

Dampak negatif media sosial terhadap kesehatan bergantung pada cara Anda menggunakannya. Jika digunakan secukupnya dengan bijaksana, media sosial bisa menjadi sarana yang efektif untuk menciptakan hal positif bagi kehidupan Anda. Namun, begitu pun sebaliknya.

Oleh karena itu, cobalah untuk menerapkan tips-tips di atas agar Anda tidak terlalu hanyut dan berlarut-larut dalam menggunakan media sosial. Dengan begitu, dampak negatif media sosial terhadap kesehatan pun dapat dihindari.

Jika Anda atau orang disekitar Anda mengalami dampak negatif media sosial, seperti lupa waktu, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, bahkan menyebabkan masalah dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Konsultasi dengan psikolog akan membantu Anda dapat menggunakan media sosial dengan lebih bijak. Dengan begitu, dampak negatif media sosial pun bisa diatasi, bahkan dihindari.


Sumber :

https://www.alodokter.com/9-dampak-negatif-media-sosial-terhadap-kesehatan-mental-dan-tubuh?utm_source=chatgpt.com

MANFAAT MEDIA SOSIAL

 MANFAAT MEDIA SOSIAL





Media sosial kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Tak hanya berguna sebagai sumber hiburan saja, namun juga sebagai bentuk pembelajaran yang cukup vital. Setiap orang akan mempunyai setidaknya satu akun media sosial. Ada pula anggapan umum yang menilai bahwa media sosial hanya akan membuang-buang waktu saja karena mengalihkan pikiran peserta didik atau sekolah. Akan tetapi, tidak selalu demikian halnya. Apabila kita lihat, banyak sekali pengguna internet berstatus siswa dan juga guru. Media sosial sepertinya sudah mempengaruhi cara siswa dalam belajar dan diajar.

Bahkan, di zaman yang sudah serba digital ini, tidak bisa ditampik bahwa media sosial sudah menjadi kebutuhan hidup bagi sebagian besar orang. Dimana media sosial ini memegang peran penting di hampir semua lini masyarakat. Mulai dari untuk mengirim pesan kepada sahabat, berbagi informasi, sampai mencari tahu suatu informasi yang sedang hangat diperbincangkan. Jadi, tak heran jika ada yang menganggap bahwa media sosial sudah menjadi kebutuhan yang penting bagi setiap orang.

Kehadiran media sosial ini sudah memberikan banyak manfaat yang cukup besar. Terlebih di era modern ini. Media sosial telah menghapus jarak antar manusia, sehingga cukup efektif untuk mempersingkat waktu dalam berkomunikasi.
Apa itu Media Sosial?

Media sosial bisa kita pahami sebagai salah satu platform yang menyediakan fasilitas untuk melakukan berbagai kegiatan sosial untuk setiap penggunanya. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di media sosial adalah melakukan komunikasi atau interaksi secara daring sampai memberikan berbagai informasi ataupun konten berupa foto, tulisan, dan juga video. Berbagai informasi dalam konten yang dibagikan tersebut bisa dibuka untuk semua pengguna selama 24 jam penuh.

Pada dasarnya, media sosial merupakan bagian dari pengembangan internet. Dimana kehadirannya sudah membuat media sosial bisa berkembang dan tumbuh secara luas dan cepat. Hal itulah yang menjadikan semua pengguna yang tersambung dengan koneksi internet bisa melakukan proses penyebaran informasi ataupun konten kapan saja dan dimana saja.

Pengertian Media Sosial Menurut Para Ahli

Sebenarnya, media sosial bisa disebut sebagai salah satu fenomena yang cukup populer yang banyak menarik perhatian orang-orang. Dalam beberapa karyanya, para ahli sudah memberikan berbagai macam definisi mengenai teknologi yang selalu dibutuhkan masyarakat. Di bawah ini adalah beberapa pengertian media sosial menurut para ahli, antara lain:
1. B.K Lewis
Menurutnya, media sosial adalah suatu label yang merujuk pada teknologi digital yang berpotensi untuk membuat semua orang saling terhubung dan melakukan interaksi, berbagi pesan, dan juga produksi pesan.
2. Chris Brogan
Berikutnya, di tahun 2010, Chris Brogan di dalam bukunya yang berjudul Social Media 101: Tactics and Tips to Develop Your Business, mengungkapkan bahwa media sosial merupakan suatu perangkat alat komunikasi yang berisi tentang berbagai kemungkinan untuk terciptanya bentuk interaksi gaya baru.
3. Dave Kerpen
Sedangkan menurut Dave Kerpen, media sosial adalah suatu tempat kumpulan video, gambar, tulisan, hingga hubungan interaksi dalam jaringan, baik itu antar individu atau antar kelompok.

1. Komunikasi
Fungsi yang pertama dari media sosial adalah sebagai alat komunikasi. Sebelum berkembang seperti sekarang, media sosial awalnya hanya fokus untuk membangun ekosistem komunikasi yang baik untuk penggunanya. Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya teknologi dan internet, media sosial memiliki fungsi lebih banyak daripada sekadar sebagai alat komunikasi. Media sosial sudah menjadi dunia untuk manusia yang ada di dunia ini untuk berkumpul dan bertransaksi. Media sosial juga sudah berhasil membangun komunikasi yang tanpa batasan geografi dan waktu.

2. Branding
Fungsi yang kedua adalah branding. Setelah berhasil membangun tempat untuk berkumpul bagi semua manusia di muka bumi ini, media sosial juga selalu berkembang dan menyediakan berbagai macam kebutuhan dari manusia, salah satunya yaitu branding. Branding merupakan cara seseorang untuk membangun sebuah citra di mata orang banyak. Untuk melakukan branding, pengguna media sosial umumnya mempunyai cara yang unik dan juga khas untuk mendesain akun media sosial mereka sehingga menarik untuk dilihat oleh pengguna lain. Hal itulah yang menjadikan akun media sosial mirip dengan dunia nyata, karena setiap orang mempunyai ciri khasnya masing-masing.

3. Tempat Usaha
Fungsi yang ketiga adalah sebagai media untuk melakukan usaha ataupun bisnis. Setelah berhasil menggunakan media sosial untuk komunikasi dan branding, perlahan media sosial mulai berkembang, sehingga membuat semua penggunanya bisa membangun usaha dalam jaringan atau online. Sebagai tempat yang bisa diakses selama 24 jam, media sosial sudah terbukti sangat memudahkan penggunanya untuk membangun sebuah bisnis secara online. Hal tersebut diprediksi mempunyai banyak potensi untuk bisa menjangkau lebih banyak orang dibandingkan dengan usaha yang hanya mengandalkan toko fisik saja.

4. Marketing
Fungsi yang terakhir adalah untuk melakukan pemasaran atau marketing. Sebagai salah satu platform yang hampir selalu dipakai oleh orang-orang, saat ini media sosial sukses menciptakan layanan yang memudahkan para pemilik bisnis untuk mengenalkan dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Cara tersebut sudah terbukti efektif dalam meningkatkan keuntungan dan memudahkan pengguna untuk memperoleh kebutuhannya.

Manfaat Media Sosial

1. Sosial Media Untuk Bersosialisasi
Manfaat media sosial yang paling sering kita peroleh adalah memudahkan orang-orang untuk melakukan sosialisasi atau berhubungan dengan orang lain secara online. Sesuai dengan namanya, media sosial adalah salah satu tempat atau wadah orang-orang untuk bersosialisasi antar individu. Mulai dari berbincang dengan teman yang ada di luar kota tanpa perlu bertemu langsung dan juga berbagi informasi dengan kerabat atau keluarga yang tidak tinggal bersama. Dengan begitu, bisa kita simpulkan bahwa media sosial sangat membantu penggunanya untuk bersosialisasi dengan orang lain secara online. Sosialisasi ini bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja tanpa adanya batasan waktu dan ruang. Namun, hanya akan terbatas pada koneksi, sinyal, dan juga kuota internet. Hal itulah yang menjadi tujuan dari adanya media sosial.

2.Memperluas Lingkaran Pertemanan
Dengan menggunakan media sosial, kita dapat bertemu dan juga berkenalan dengan orang baru, terlebih saat kita bergabung dengan sebuah komunitas. Kamu bisa mencari komunitas yang berhubungan dengan hobi, pekerjaan, atau berbagai hal yang menarik minat kamu. Memperluas pertemanan pastinya mempunyai banyak manfaat, karena itu artinya, kamu bisa banyak belajar berbagai hal dengan saling bertukar informasi dan ide. Terlebih pada saat masa pandemi, dimana bertemu teman secara langsung mungkin akan sangat sulit. Tapi dengan menggunakan media sosial, kamu bisa dengan mudah berkumpul dan berkomunikasi secara virtual.

3. Penunjang bisnis yang Sedang DiBangun
Untuk orang-orang yang mempunyai bisnis atau sedang membangun bisnis, media sosial menjadi salah satu platform yang bisa digunakan untuk mempromosikan berbagai macam produk yang mereka jual. Tidak sedikit nama-nama badan usaha kecil yang sekarang sudah berkembang dan dikenal oleh banyak orang karena sering mempromosikan bisnisnya melalui media sosial. Persebaran ulasan yang diberikan tentang usaha tersebut juga menjadi salah satu kunci supaya bisa menarik banyak calon pembeli.

4. Memperoleh Ilmu Baru
Tidak hanya dipakai untuk berkomunikasi dengan orang lain atau menyebarkan konten-konten hiburan, media sosial juga sering digunakan untuk memberikan berbagai materi edukatif. Apabila kamu ingin belajar ilmu baru, sekarang kamu dapat dengan mudah mencari tutorial ataupun materinya melalui media sosial. Menariknya lagi, kamu juga bisa memperoleh materi tersebut tanpa perlu membayar. Hal tersebut pastinya sangat menguntungkan untuk mereka yang ingin menambah skill atau tidak sanggup mengikuti kelas khusus karena biayanya terlalu besar.

5. Bergabung dengan Grub yang Bermanfaat
Media sosial sangat memungkinkan untuk membuat grup yang bermanfaat berdasarkan minat dan juga profesi kita. Jika kamu suka memasak, maka kamu bisa bergabung dengan grup masak yang ada di Facebook atau media sosial lain. Selain itu, ada pula beberapa komunitas yang mungkin saja menarik untuk diikuti, seperti misalnya komunitas pembaca buku, komunitas penyuka hewan, dan lainnya. Disana kita bisa saling bertukar informasi menarik yang berkaitan dengan minat dan profesi yang kita geluti. Media sosial juga bisa membuat kita lebih mudah bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran dengan kita tanpa perlu pergi keluar.

6. Sebagai Sarana Dokumentasi, Integrasi dan Administrasi
Manfaat media sosial selanjutnya yang bisa kita peroleh adalah sebagai sarana dokumentasi, integrasi, dan juga administrasi. Berbagai aplikasi media sosial pada dasarnya merupakan sebuah tempat untuk kamu menyimpan berbagai macam konten, mulai dari informasi, profil, reportase, rekam peristiwa, dan lain sebagainya. Selain itu, manfaat lain dari media sosial yaitu membuat blog organisasi, melakukan integrasi berbagai lini pada suatu perusahaan, membagikan konten yang relevan sesuai target masyarakat, dan efektivitas operasional organisasi.

7. Sarana Perencanaan, Manajemen dan juga Strategi
Di tangan para ahli marketing dan manajemen, media sosial dapat berubah menjadi salah satu senjata yang bisa digunakan untuk melancarkan perencanaan dan juga strateginya. Misalnya, untuk melakukan promosi, menggaet pelanggan setia, menjajaki pasar, mendidik publik, sampai mengumpulkan tanggap dari berbagai konsumen ataupun masyarakat.

8. Sarana Hiburan
Media sosial juga bisa digunakan sebagai sarana mencari hiburan. Kamu bisa meluangkan waktu untuk bermain-main di media sosial dan menemukan berbagai macam hal yang menarik dan menghibur. Mulai dari cerita lucu, gambar lucu, atau kutipan yang menarik. Jika kamu sedang merasa suntuk, kamu juga bisa mencari berbagai macam hal menarik yang bisa menghibur.



Sumber :

https://www.gramedia.com/literasi/manfaat-media-sosial/?srsltid=AfmBOoptWeoGLjKFvH0b_v5dNRweSVjc-RKENMudLaE4gq63COwPyzz8